Pengalaman Hidup dan Usaha di Desa Dulunya Kerja di Kota

Saya sekarang merasa bersyukur memilih keputusan yang tepat tinggal dan usaha di desa. Setelah 10 tahun lebih merantau di kota, 5 tahun kuliah di Jogja dan 6 tahun bekerja di Jakarta, saat saya tulis ini dengan senang hati saya tinggal di desa. Saya tinggal di daerah Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur. 

Bagi anda yang ingin punya rencana kembali ke kampung halaman, tinggal dekat dengan orang tua dan mau membuka usaha di desa, artikel berbagi pengalaman saya ini akan memberi sedikit wawasan. 

Jujur hidup di kota ada banyak sekali kelebihan, mulai dari pekerjaan dengan gaji yang tinggi, akses akomodasi apa-apa serba ada. Hiburan seperti mall, bioskop, restoran makan enak semua ada. 

Di desa semua itu tidak ada, tapi saya menemukan hal yang lebih baik saat menjalani hidup di desa.

masak tinggal di desa

Banyak Kelebihan Tinggal Di Desa

Selalu Masak di Rumah
Di desa tidak banyak warung makan, tidak ada go food, apalagi restoran. Tetapi di desa banyak tukang sayur setiap pagi, ada penjual ayam, telur dan berbagai bahan masakan yang  bisa dimasak untuk menu makan harian.

Saya alhamdulillah sudah mempunyai istri, ternyata setiap hari masak dan makan bersama, setiap hari berpikir masak menu apa itu sesuatu yang menyenangkan.

Hari ini masak pecel dan telur goreng, besok masak tumis kangkung, besoknya masak opor ayam dan begitu seterusnya membuat mood suami istri jadi bahagia.

Ada sisi kreatif yang muncul ketika masak sendiri, daripada bingung mau order Gofood apa.


Harga Menu Masakan Murah
Setiap hari belanja rata-rata habis 20.000 - 30.000 saja di tukang sayur setiap pagi, itupun masih ditambah ada camilan seperti getuk dan kue pasar.

Harga 1/2 kg daging ayam 15.000 bisa dimakan berdua dari pagi sampai malam, sayur cukup 5000 sudah penuh satu panci bisa sampai siang.

Apalagi kalau cuma pecel dan telur, lebih murah lagi. Kerupuk bawang 1 bungkus cuma 2000 rupiah bisa untuk makan 3 kali berdua. Di kota 1 kerupuk harganya 1000 sampai 2000 an.


Tempat Tinggal Murah
Di desa bisa tinggal ikut orang tua, atau jika ingin mandiri bisa ngontrak rumah, yang pastinya harganya sangat murah di bandingkan dengan Jakarta.

Alhamdulillah saya tinggal di ruko yang sudah dibangun ayah saya yang saya tempati saat ini untuk usaha toko kebutuhan sekolah.

Apalagi buat kamu yang punya tabungan untuk dp KPR rumah di kota, mending untuk beli tanah di desa dan membangun sedikit demi sedikit. 

Udara dan Suasana Tenang
Di kota itu suasananya "kemrungsung" bahasa Indonesia nya apa ya, istilahnya itu panik, tergesa-gesa dan bingung karena terlalu ramai, macet, dan cuaca yang gerah panas.

Di desa sebaliknya, kadang saya sampai merasa terlalu sepi saking berbedanya dari kota yang serba ramai. Di desa juga pasti isinya sawah dan kebun, jadi ya pasti udaranya sejuk, tenang tidak kemrungsung. 

suasana tinggal di desa

Sumber Penghasilan Di Desa

Ada peluang yang sangat bagus untuk yang mau tinggal di desa, karena dengan kemajuan jaman, kita sangat mungkin untuk berbisnis. Di desa jangan mengharapkan bekerja sebagai karyawan atau pegawai pemerintah, tetapi
Bisnis dari desa ke kota

Dulu masalah utama tinggal di desa adalah masyarakatnya terbatas, daya beli sedang, dan perekonomian lambat. Karena itu sudah pasti peluang pekerjaan dan sumber uang nya kecil. Hanya segelintir orang saja yang bisa berbisnis di desa dengan dukungan modal yang besar.

Apalagi program-program pertumbuhan ekonomi di desa, lahirnya UMKM sangat di dukung oleh pemerintah.

Saya optimis dengan usaha www.sejatiwoodcraft.com yaitu memberdayakan masyarakat desa yang punya keahlian kerajinan kayu, saya memasarkan online ke kota.

Melihat peluang di desa, lalu menjual di kota

Kelebihan jaman sekarang toko online sudah bisa dijalankan di desa dengan semakin menyebarnya kurir ekspedisi yang sudah masuk di setiap kecamatan. Setidaknya kita lebih mudah dan cepat mengirimkan barang karena kemudahan kurir.

Banyak yang bisa diberdayakan di desa kemudian dijual di kota seperti produksi

  • Telur asin
  • Ikan krispi
  • Keripik singkong
  • Keripik tempe
  • Udang krispi
Dikemas dengan bungkus yang baik, diberi merek lalu dijual secara online dengan target pemasaran di kota

Buka Toko Online lalu Jualan ke Kota

Ini yang bisa menjadi peluang menghasilkan lebih, jika tidak ada kreatifitas untuk usaha, tentu saja di desa tidak ada peluang tempat kerja dengan penghasilan yang tinggi. UMR pun pasti jauh di bawah daerah Jabodetabek dan Surabaya. 

Aldofla

Seorang manusia yang ingin bermaanfaat bagi manusia lainnya, semoga blog ini bermanfaat

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama