12 Jajanan Khas Makanan Tradisional Indonesia

Indonesia merupakan negara yang mempunyai beragam suku, budaya dan juga beraneka makanan khas tradisional Indonesia. Mungkin kita sering makan makanan tersebut, atau malah belum pernah merasakan sama sekali.

Sebagai warga negara Indonesia seharusnya wajib tahu apa saja makanan tradisional dan melestarikannya. Semakin berkembang nya jaman, banyak bermunculan makanan dan jajanan kemasan modern yang lebih disukai oleh kalangan anak-anak jaman sekarang.

Bisa jadi jika tidak ada lagi yang membuat, maka makanan-makanan berikut ini lama kelamaan akan langka. Sekarang makanan tradisional ini sering disebut jajanan pasar, karena memang paling mudah ditemukan di pasar.

Ciri khas jajanan pasar tradisional itu tidak bisa awet karena memang dibuat secara manual, paling hanya bertahan 1-2 hari saja. Padahal sebenarnya ini makanan yang sehat daripada makanan modern yang banyak menggunakan bahan pengawet.

9 Jajanan Pasar Kekinian Enak Dimakan dan Dilihat

Daftar Jajanan Makanan Tradisional Indonesia

1. Getuk

getuk
Getuk adalah makanan tradisional Indonesia menurut informasi berasal dari daerah Magelang Jawa Tengah. Dulu awal mula nama getuk disebutkan karena dari suara saat menumbuk singkong yang bersuara "tuk-tuk-tuk".

Getuk terbuat dari singkong yang dihaluskan dan dicampur dengan gula, santan dan pewarna yang biasa disebut getuk lindri. Adonan kemudian dibentuk menjadi bulat atau lonjong dan dihidangkan dengan kelapa parut sebagai taburan. 

2. Klepon

jajanan tradisional klepon
Klepon adalah salah satu jenis kue tradisional terbuat dari tepung ketan putih dicampur dengan tepung tapioka. Ciri klepon adalah bentuknya seperti bola-bola kecil berwarna hijau di dalamnya terdapat gula merah cair meleleh di mulut ketika dimakan. 

Kue ini kemudian direbus dalam air mendidih hingga matang dan ketan menjadi kenyal. Klepon sering dihidangkan sebagai makanan ringan atau hidangan penutup dan biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut. 

3. Serabi

kue serabi
Serabi berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia yang paling terkenal dari Solo, Yogyakarta dan juga Jakarta. Kue serabi di informasikan sudah ada sejak jaman Belanda di Batavia.

Serabi adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan tepung beras, santan, gula, dan telur dicampur menjadi adonan kental dan digoreng dalam wajan datar atau cetakan khusus yang disebut "cetakan serabi".

4. Onde-Onde

onde-onde khas indonesia
Onde-onde sudah masuk di Indonesia sejak tahun 1500 Masehi sejak Dinasti Ming. Onde-onde terbuat dari adonan tepung ketan yang diisi dengan pasta kacang hijau dan gula merah, lalu dibentuk menjadi bola-bola kecil dan digoreng dalam minyak panas. 

Setelah digoreng, onde-onde biasanya diberi taburan wijen. Makanan ini memiliki rasa manis dan kenyal, dan sering dihidangkan sebagai makanan ringan.

5. Lupis

Lupis tradisional Indonesia
Lupis adalah jajanan tradisional berbahan utama ketan dengan ciri khas raya yang guirih, ditaburi parutan kelapa dan saus gula aren yang manis.

Rasa lupis ini enak, perpaduan antara lembut, kenyal, gurih dari parutan kelapa dan terasa manis karena saus gula aren.

6. Lemper

makanan tradisional lemper
Lemper termasuk makanan tradisional Indonesia berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sejak dulu lemper sering menjadi menu hidangan di acara-acara pernikahan di daerah Jawa Timur. 

Lemper  terbuat dari ketan dimasak dan dihaluskan, lalu dibentuk menjadi lembaran tipis dan diisi dengan bahan isian seperti daging ayam yang telah dihaluskan atau abon. Ketan yang berisi isian tersebut kemudian dibungkus seperti gulungan, dan umumnya dibungkus dengan daun pisang. 

7. Wingko Babat

wingko babat tradisional Indonesia
Jajanan tradisional wingko babat ini berasal dari Babat, Lamongan Jawa Timur tetapi sejak tahun 1944 di populerkan di daerah Semarang, Kudus, dan Demak sebagai oleh-oleh khas Semarang.

Wingko babat terbuat dari kelapa parut, tepung ketan, gula merah, dan garam yang dicampur menjadi adonan dan dibentuk menjadi bola-bola kecil atau datar. Adonan kemudian dipanggang dalam wajan datar atau di atas daun pisang hingga matang. 

Wingko babat memiliki tekstur yang kenyal dan rasa gurih manis dari kelapa dan gula merah. Makanan ini biasanya dihidangkan sebagai makanan ringan atau sebagai oleh-oleh khas dari daerah Jawa Tengah. 

8. Wajik

wajik makanan tradisional Indonesia
Wajik termasuk akanan tradisional yang awet dalam waktu lama sehingga banyak ditemukan di kemas di dalam bungkus higenis. 

Ciri khas wajik terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan kelapa dan gula merah. Makanan ini memiliki bentuk seperti segi enam atau segi empat dan biasanya berwarna coklat kehitaman karena penggunaan gula merah sebagai pewarna alami.

9. Dodol

Dodol adalah jajanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Garut Jawa Barat sehingga menjadi terkenal dengan nama Dodol Garut. 

Dodol terbuat dari beras ketan atau tepung ketan yang dicampur dengan gula merah, santan kelapa, dan bahan-bahan lain seperti garam atau pandan untuk memberikan aroma. Makanan ini biasanya berbentuk seperti balok atau tabung dan memiliki tekstur kenyal dan lengket.

10. Nagasari

Di jawa sering disebut Nogosari kue tradisional kenyal berisikan pisang ini berasal dari daerah Indramayu Jawa Barat. Nagasari terbuat dari tepung ketan, santan kelapa, garam, dan pisang. Kue ini memiliki bentuk bulat atau lonjong dan biasanya dibungkus dengan daun pisang.

Nagasari biasanya disajikan sebagai makanan penutup atau camilan pada berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, atau acara keluarga lainnya. Kue ini memiliki rasa manis dan lembut dengan aroma harum dari daun pisang. Nagasari juga dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama jika disimpan di tempat yang bersih dan kering.

11. Kue Putu

Kue putu terbuat dari campuran tepung beras, gula merah, dan air yang dibentuk menjadi silinder dan diisi dengan kelapa parut yang telah dicampur dengan gula merah dan kemudian dikukus.

Untuk membuat kue putu, campuran tepung beras dan air diaduk hingga adonan lembut dan kemudian dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk silinder dari bambu atau besi. Setelah itu, cetakan tersebut diletakkan di atas wadah yang berisi air mendidih dan adonan tersebut dikukus selama beberapa menit hingga matang.

Kue putu memiliki rasa manis dari gula merah dan kelapa parut, dengan tekstur yang lembut dari adonan tepung beras yang dikukus. Kue putu sangat populer di Indonesia dan sering dijumpai di pasar-pasar tradisional.

12. Kue Bandros

Bandros adalah jajanan kue khas Sunda dari Bandung. Bandros sendiri merupakan singkatan dari Bandung Tour on The Bus. Ini adalah bus tingkat di Kota Bandung yang disediakan oleh pemerintah Kota Bandung bagi wisatawan yang hendak berkeliling kota Bandung.

Kue ini terbuat dari campuran tepung ketan, gula kelapa, air daun pandan, dan santan kelapa yang dicampur dan dicetak dengan menggunakan cetakan dari anyaman bambu.

Untuk membuat kue bandros, campuran tepung ketan, gula kelapa, air daun pandan, dan santan kelapa diaduk hingga adonan lembut dan merata. Kemudian, adonan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan dari anyaman bambu dan dikukus hingga matang.

Setelah matang, kue bandros diambil dari cetakan dan biasanya disajikan dalam keadaan hangat. Kue ini memiliki tekstur kenyal dan manis dari gula kelapa, dengan aroma pandan dan santan kelapa yang khas

Aldofla

Seorang manusia yang ingin bermanfaat bagi manusia lainnya. Berbagi artikel yang baik dan bermanfaat

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama