Pengalaman Setelah Berhenti Minum Herbalife

 berhenti minum herbalife

Ketika saya menulis ini sudah berhenti minum Herbalife sejak satu tahun lalu, dimana sebelumnya di tahun 2020 saya mengkonsumsi untuk diet sehat. Banyak orang yang bertanya-tanya ketika diet dengan Herbalife kemudian tidak melanjutkan minum apakah akan kembali gemuk lagi. 

Saya akan bagikan pengalaman pribadi sudah tidak pernah minum lagi, apakah saya menjadi gemuk atau tidak. Saya sebelumnya diet dengan shake F1, ditambah Aloe dan teh NRG.

Selama menjalankan diet Herbalife saya menerapkan pola makan diet dengan menjaga asupan kalori yang masuk, tanpa ada pantangan makan. Pagi minum shake, siang makan biasa, dan malam minum shake. Seminggu 1-2 kali cheatday atau bebas makan apa yang saya suka tanpa berlebihan

Berat saya terjaga ideal di angka 57 - 58 Kg

Karena saya suka mie ayam, seminggu sekali saya beli mie ayam atau nasi goreng. Lalu di saat diet saya kembali ke pola makan makan dengan sedikit nasi (1 piring hanya 1 centong nasi) dengan lauk sayur, daging dan telur cukup banyak.

Saat menjalankan diet minum Herbalife hanya selama 2 bulan, menurut yang saya rasakan termasuk cepat turun berat badan


Setelah Tidak Minum Herbalife selama 3 Bulan

Saya masih tetap menjaga pola makan, pola makan saya ganti dengan makan buah atau minum susu protein (alasan karena lebih hemat). Saya jalankan 3 bulan dengan selalu rajin mengecek berat badan.

Untuk pola makan juga terjaga, mengurangi gorengan, roti, kue dan sebagainya. Berat badan saya stabil di angka 58 Kg.

Fase Tidak Konsumsi Herbalife 1 Tahun

Setelah menikah saya sama sekali tidak menerapkan pola diet yang sehat, bebas makan bahkan makan nasi bisa 3 kali sehari. Selain itu juga ditambah suka jajanan seperti cilok dan keripik.

Di fase ini saya benar-benar bebas makan tidak menerapkan pola diet sama sekali. Karena saya sengaja agar bisa makan bareng dengan istri. Jajan bareng, nyemil bareng dan akhirnya malah kecanduan makan dan minum es kopi.

Berat badan yang awalnya ideal 58 Kg sekarang menjadi 62 Kg

Dari fase 1 dan 2 yang saya tulis diatas seharusnya anda sudah dapat menyimpulkan apakah setelah berhenti minum Herbalife akan kembali gemuk?

Jawabannya
Efek setelah berhenti minum Herbalife tidak akan kembali gemuk jika tetap menjalankan pola diet dengan defisit kalori setiap hari, makan teratur dan tidak berlebihan. 

Menjadi gemuk kembali yang sebenarnya terjadi karena disebabkan jumlah makanan atau kalori yang masuk setiap hari lebih dari yang dibutuhkan.

Asumsinya
Saat mengganti makan sarapan dan makan malam dengan shake kita hanya kemasukan 200 kalori, sedangkan ketika kembali ke menu makan biasa menjadi 300 - 400 kcal. 

Jika 2 kali sehari saat minum Herbalife hanya 200 kalori, tapi ketika menu makanan biasa menjadi 800-100 kalori.

Kelebihan kalori inilah yang menyebabkan bertambahnya berat badan, bukan karena tidak mengkonsumsi Herbalife.

Apakah ada makanan pengganti ?

Menurut saya cukup sulit menemukan 1 porsi makanan dengan nutrisi lengkap seperti dalam shake formula 1 Herbalife.

Jika ada mungkin bisa dengan 1 buah pisang matang sedang, 1 kentang rebus, 1 telur, susu protein. Jadi kita tetap bisa kok terus menjalankan program diet tanpa mengkonsumsi Herbalife.

Jadi setiap kali sarapan jika tidak minum Herbalife bisa diganti dengan menu-menu diatas. Selain itu tetap dijaga pola makan sehat, rajin makan sayur dan buah, banyak minum air putih.

Aldofla

Seorang manusia yang ingin bermanfaat bagi manusia lainnya. Berbagi artikel yang baik dan bermanfaat

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama